1. TOM (TRAINING OF MENTOR)


Pada hari Sabtu, 18 Juli 2026, BEM FMIPA Universitas Negeri Surabaya telah sukses menyelenggarakan Training of Mentor (TOM) 2026 yang bertempat di Gedung C14 FMIPA Universitas Negeri Surabaya. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja Departemen Agama BEM FMIPA UNESA yang bertujuan untuk mempersiapkan calon mentor keagamaan agar memiliki kemampuan berpikir kritis, problem solving, serta mampu menjadi teladan yang beretika sesuai dengan nilai-nilai keagamaan.

Mengusung tema "Penguatan Berpikir Kritis dan Problem Solving Mahasiswa yang Beretika Sesuai Nilai Keagamaan", TOM 2026 menjadi wadah pembinaan bagi mahasiswa FMIPA UNESA untuk mengembangkan kemampuan dalam menganalisis berbagai permasalahan yang sering dijumpai di lingkungan kampus. Kegiatan ini diikuti oleh 144 peserta yang merupakan mahasiswa aktif FMIPA Universitas Negeri Surabaya dari berbagai program studi. Selama pelaksanaan kegiatan, peserta dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil berdasarkan agama, yaitu 15 kelompok peserta Islam dan 3 kelompok peserta Kristen, untuk mendiskusikan studi kasus yang telah disiapkan oleh panitia.

Training of Mentor (TOM) 2026 menghadirkan dua orang pemateri yang memberikan pembekalan mengenai peran mentor, kepemimpinan, serta penerapan nilai-nilai keagamaan dalam menghadapi berbagai persoalan mahasiswa. Setelah sesi penyampaian materi, setiap kelompok diberikan studi kasus untuk dianalisis bersama, kemudian menyusun hasil diskusi dalam bentuk presentasi PowerPoint dan memaparkannya di hadapan pemateri serta peserta lainnya. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai peran seorang mentor, tetapi juga dilatih untuk berpikir kritis, bekerja sama dalam tim, menyampaikan pendapat secara bertanggung jawab, serta memberikan solusi yang berlandaskan nilai-nilai agama.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap partisipasi peserta, panitia memberikan penghargaan kepada peserta teraktif dan kelompok terbaik dari masing-masing kategori Islam dan Kristen. Seluruh peserta juga memperoleh sertifikat sebagai bukti keikutsertaan dalam kegiatan ini.

Training of Mentor (TOM) 2026 bukan sekadar kegiatan pembekalan bagi calon mentor, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, kolaborasi, dan penyelesaian masalah yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan. Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir mentor-mentor yang mampu menjadi pendamping, teladan, serta agen perubahan yang memberikan dampak positif bagi lingkungan FMIPA Universitas Negeri Surabaya.


Dokumentasi Kegiatan :

  

 


       


2. Kajian Agama

Pada hari Sabtu, 5 September 2026, BEM FMIPA Universitas Negeri Surabaya sukses menyelenggarakan kegiatan Kajian Agama 2026 yang bertempat di Masjid Baitul Makmur Unesa Lantai 2. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja Departemen Agama BEM FMIPA UNESA yang bertujuan untuk membekali mahasiswa dan masyarakat umum dengan pemahaman keagamaan mengenai konsep ridha dan tawakal dalam menghadapi kegelisahan masa depan.  

Mengusung tema "Melepas Kegelisahan Masa Depan Menuju Ketenangan Jiwa Dalam Ridha-Nya", Kajian Agama 2026 hadir sebagai wadah diskusi interaktif untuk mengurai berbagai problematika hidup sehari-hari. Menggunakan metode talkshow dan bedah studi kasus, kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta yang terdiri dari mahasiswa FMIPA UNESA serta masyarakat umum. Dalam sesi pembekalan, peserta diajak membedah realita sosial dan tantangan kedewasaan, seperti tekanan akademis, krisis percaya diri (insecure), rasa takut salah jurusan, hingga beban finansial sebagai sandwich generation.  

Kajian Agama 2026 menghadirkan pemateri Ustadz Rifqi Anugrah yang memberikan pembekalan materi inti serta tuntunan solusi keagamaan yang nyata. Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif dan tanya jawab. Para peserta memanfaatkan sesi ini untuk berkonsultasi secara langsung mengenai keresahan masa depan dan beban peran keluarga. Pemateri memberikan pandangan komprehensif berbasis nilai-nilai agama tentang pentingnya menanamkan sikap ikhlas, ridha, dan tawakal, yang kemudian ditutup dengan doa bersama.  

Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif peserta, panitia menyerahkan doorprize kepada penanya terbaik di sesi diskusi interaktif. Seluruh peserta juga mendapatkan sertifikat sebagai bentuk penghargaan atas keikutsertaan mereka dalam rangkaian acara ini.  

Kajian Agama 2026 bukan sekadar forum pembekalan spiritual biasa, melainkan menjadi ruang penguat mental dan penyembuh batin bagi mahasiswa di tengah tingginya ekspektasi kehidupan perkuliahan maupun bermasyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir pribadi-pribadi yang memiliki ketenangan jiwa, mampu mengelola ketakutan akan masa depan secara bijak, serta senantiasa meletakkan rasa percaya pada ridha Allah SWT.