Membangun Database Organisasi yang Terintegrasi

APA ITU DATABASE ??

Secara umum database merupakan tempat penyimpanan data dalah kapasitas besar yang dapat digunakan secara bersamaan oleh banyak pengguna atau pengguna. Database juga berarti kumpulan data yang bersifat mekanis, terdefinisi, dan terbagi dengan formal melalui suatu pengorganisasian. Basis data juga dapat dikatakan sebagai kumpulan data yang selaing terintegrasi karena database dirancang untuk dapat digunakan oleh banyak pemakai, memegang data operasional dan juga penjelasan mengenai data tersebut, dan menghindari duplikasi data. Basis data menggabungkan berbagai catatan yang sebelumnya disimpan dalam file terpisah ke dalam suatu elemen data

Database dalam ilmu IT biasa dikenal debangai DBMS lo! DBMS merupakan Database Management System yaitu sebuah sistem perangkat lunak khusus yang diprogram  untuk mengetahui elemen data  mana yang  bisa diakses oleh pemakai.

Lalu apa Database yang terintegrasi?

Database yang terintegrasi didefinisikan sebagai sistem file yang memiliki paling tidak satu primary key untuk sebuah pengulangan. Database yang terintegrasi mempunyai banyak manfaat diantaranya

  • Menentukan kualitas informasi : akurat, tepat waktu dan relevan.
  • Mengurangi duplikasi data (data redundancy)
  • Hubungan data dapat ditingkatkan
  • Manipulasi terhadap data dengan cepat dan mudah
  • Efisiensi penggunaan ruang penyimpanan

Seberapa penting Database dalam sebuah organisasi yang terintegrasi??

Bagi kalian yang belum tau, mungkin database dalam sebuah organisasi hanyalah kumpulan data dan informasi yang hanya perlu di backup untuk keamanan. Namun dibalik itu database dalam sebuah organisasi sangat penting dan memiliki beberapa fungsi lo?

  • Database dikelompokkan dengan tujuan mempermudah proses identifikasi data, pengelompokkan dapat dilakukan dengan berbagai macam cara seperti membuat beberapa tabel atau dengan field yang berbeda – beda.
  • Menghindari data ganda yang tersimpan. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan menerapkan sistem kata kunci atau Primary Key.
  • Mempermudah penggunaan hampir di semua sisi seperti memasukkan data baru, mengupdate atau bahkan menghapus data yang sudah tidak diperlukan lagi. Menjadi solusi terbaik dari.
  • penggunaan kertas sebagai media penyimpanan yang kurang efektif dan banyak memakan ruang. Dengan adanya database maka file dapat disimpan secara digital.
  • Suatu database juga dapat menjadi alternatif lain terkait masalah penyimpanan ruang dalam suatu aplikasi. Hal ini dikarenakan keterbatasan dari media penyimpanan oleh kebanyakan aplikasi komputer.

Nah, jadi dengan database dalam sebuah organisasi sangat penting. Dimana kita dapat memperoleh data yang kita cari dengan mudah dan cepat. Tidak hanya itu lo!!. Dengan database dalam sebuah organisasi memiliki banyak manfaat yang lebih kompleksdiantaranya

  • Kecepatan dan kemudahan (Speed )

Pemanfaatan Database memungkinkan kita untuk dapat menyimpan data atau melakukan perubahan ( manipulasi ) dan menampilkan kembali data tersebut dengan cepat dan mudah, dari pada kita menyimpan data secara manual.

  • Efisien ruang penyimpanan (Space)

Dengan Database penggunaan ruang penyimpanan data dapat dilakukan karena kita dapat melakukan penekanan jumlah pengulangan data dengan menerapkan sejumlah pengkodean.

  • Keakuratan (Acuracy)

Pemanfatan pengkodean atau pembentukan relasi antar data dengan penerapan aturan atau batasan tipe data dapat diterapkan dalam Database yang berguna untuk menentukan ketidakakuratan pemasukan atau penyimpanan.

  • Keamanan (Security)

Dalam sejumlah sistem ( aplikasi ) pengelolah database tidak menerapkan aspek keamanan dalam penggunaan database. Tetapi untuk sistem yang besar dan serius, aspek keamanan juga dapat diterapkan. Dengan begitu kita dapat menentukan siapa yang boleh menggunakan database dan menentukan jenis operasi-operasi apa saja yang boleh dilakukan.

  • Terpeliharanya keselarasan data (Consitant)

Apabila ada perubahan data pada aplikasi yang berbeda maka secara otomatis perubahan itu berlaku untuk keseluruhan

  • Data dapat dipakai secara bersama (shared)

Data dapat dipakai secara bersama-sama oleh beberapa program aplikasi (secara batch maupun on-line) pada saat bersamaan.

  • Dapat diterapkan standarisasi (standardization)

Dengan adanya pengontrolan yang terpusat maka Database dapat menerapkan standarisasi data yang disimpan sehingga memudahkan pemakaian, pengiriman maupun pertukaran data

Penulis :

Nurul Nofi Aini

Staf Ahli Bidang Kearsipan dan Data Center

Biro Umum BEM FMIPA UNESA

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *